Melalui Penerapan Metode Bermain Peran Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa (PTK Pada Siswa Kelas VI di SD Negeri 3 Swastika Buana Kab. Lampung Tengah)
Keywords:
Kata Kunci: Penerapan, Metode Bermain, Keaktifan dan Hasil belajarAbstract
Proses pembelajaran agama Hindu di SD Negeri 3 Swastika Buana pada kelas VI masih kurang aktif, penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga pembelajaran dikelas cenderung monoton dan tidak memotivasi siswa untuk aktif dalam kegiatan pemblajaran. Keaktifan dan hasil belajar yang masih relatif rendah pada mata pelajaran agama Hindu menjadi faktor belum tercapainnya tujuan pembelajaran secara optimal oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan rumusan masalah apakah metode bermain peran dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa di SD Negeri 3 Swastika Buana? Apakah penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI di SD Negeri 3 Swastika Buana? Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran agama Hindu dengan metode bermain peran serta manfaat penelitian ini diharapkan dapat dijadikan kajian penelitian selanjutnya yang terkait dengan metode pembejaran yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) di SD Negeri 3 Swastika Buana siswa kelas VI berjumlah 10 siswa yang terdiri dari 6 siswa perempuan dan 4 siswa laki-laki. Dengan penerapan siklus 1,2 dan 3 untuk mencapai perubahan nilai keaktifan dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data nilai rata-rata keaktifan belajar siswa pada Siklus 1 diperoleh sebesar 50% terdapat 5 dari 10 siswa yang aktif dan 5 siswa yang kurang aktif, Siklus II meningkat menjadi 82% yaitu 8 dari 10 siswa yang aktif dan 2 siswa yang kurang aktif dan pada Siklus III meningkat menjadi 98% terdapat 9 dari 10 siswa yang aktif dan 1 siswa yang kurang aktif. Sedangkan persentase analisis hasil belajar siswa pada Siklus I diperoleh sebesar 71% terdapat 7 siswa yang mendapat nilai tuntas, pada Siklus II meningkat menjadi 81% terdapat 8 siswa yang mendapat nilai tuntas dan pada Siklus III meningkat menjadi 99% seluruh siswa mendapat nilai tuntas sesuai KKM yaitu 75. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain peran di SD Negeri 3 dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran agama Hindu dengan materi Sad Ripu.Downloads
References
Abu Ahmadi dan Widodo Supriyono. Psikologi Belajar. Cet. Ke- 3. Jakarta: Rineka Cipta. 2013.
Departemen Pendidikan Nasional.2008, Kamus Besar Bahasa Indonesia,Jakarta, Balai Pustaka. Daryanto. 2010. Belajar dan Mengajar
Mulyasa (eds), 2009. Praktik Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mohammad Asrori. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung : CV Wacana Prima.
Oemar Hamalik, Proses Belajar Mengajar, Jakarta: Bumi Aksara, 2008.
Penerapan Model Pembelajaran Pada Siswa Kelas IV SD Cipta Negeri Caturtunggal I. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma
Sukidin, Basrowi & Suranto (eds). 2010. Manajemen Penelitian Tindakan Kelas. Insan Cendekia.
Yanto Gunawan, 2020 Upaya Meningkatkan Jumlah Waktu Aktif Belajar Melalui Permainan Soccer Like Games Dalam Pembelajaran Sepakbola Universitas Pendidikan Indonesia | Repository.Upi.Edu | Perpustakaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pendidikan Agama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms : CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0





