PERSEPSI TRI HITA KARANA MENURUT UMAT HINDU DI DUSUN SIDORUKUN PEKON KOTAAGUNG KECAMATAN KOTAAGUNG KABUPATEN TANGGAMUS
Keywords:
Kata kunci: Persepsi, Tri Hita Karana, Umat Hindu Pekon Kota AgungAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi da penerapan ajaran Tri Hita Karana masyarakat umat Hindu Dusun sidorukun Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus dalam kehidupan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran hasil penelitian yang mendalam, sebagai informasi yang disampaikan tampak bagaimana adanya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi yang mendalam terhadap responden. Teknik analaisis data mengunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesipulan. Berdasarkan hsil penelitian dapat disimpulkan bahawa; 1) Masyarakat umat Hindu Dusun Sidorukun Pekon Kotaagung kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus secara umum mengetahui Tri Hita Karana adalah merupakan ajaran agama Hindu, 2) Masyarakat umat Hindu Dusun Sidorukun Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus secara umum dapat menyebutkan bagian-bagian dari Tri Hita Karana, 3) Masyarakat umat Hindu Dusun Sidorukun Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus yang mayoritas Hindu jawa sebagian besar memahami arti makna Tri Hita Karana, 4) Masyarakat umat Hindu Dusun Sidorukun Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus pada umumnya mengerti arti bagian dari Tri Hita Karana yaitu mengenai Parahyangan, 5) Masyarakat umat Hindu Dusun Sidorukun Pekon Kotaagung Kecamatan Kotaagug Kabupaten Tanggamus mengetahui bahwa puja Tri Sandya merupakan bagian dari pelaksanaan Parahyangan, 6) Kegiatan lainya sebagai wujud implementasi dari Prahyangan yaitu sembahyang kliwonan,pesantian,belajar kidung,belajar, 7) membaca Bhagavadgita dan kegiatan keagamaan lainya rutin dilakukan oleh umat Hindu di Dusun Sidorukun, 8) Wujud bhakti juga dilakukan oleh umat Hindu Dusun Sidorukun melalui kegiatan belajar membuat banten ala Bali, sehingga nampak kalborasi antara Hindu Jawa dan Hindu Bali.Downloads
References
Anand Krisnha,2005, Narada Bhakti
Sutra,PT.Gramedya Pustaka
Utama, Jakarta
DR.I Wayan Suarjaya,DKK, 2008, Panca
Yjna,Denpasar, Widya Dharma
19 Jurnal Pendidikan Agama, Volume 12, Nomor 1, 01 Maret 2022, hlm 14- 20
Dr.I.Gst.Ngurah Nala dan Drs.I.G.K.
Adia Wiratmaja, 1993, Muddha
Agama Hindu, Upada Sastra
G. Pudja MA.SH, 1999, Bhagavadgita,
Surabaya, Paramitha. Hira
D.Ghindwani, 2009, Hindu
Agama Universal, Media Hindu.
I Nyoman Kajeng, DKK, 1997,
Sarascamuscaya, Surabaya,
Paamitha.
Ida Pedanda Gede Oka Puniaatmaja,
2014,Etika Hindu, Penerbit
ESBE, Denpasar Timur.
Juan Mascaro dan Swami Harshananda,
2010, Upanisad Himalaya Jiwa,
Medya Hindu.
Kementrian Agama Republik Indonesia,
2017, Pendidikan Agama Hindu
dan Budi Pekerti kelas X,
Balitbang, Kemendikbud.
Kementrian Agama Republik Indonesia,
2017, Pendidikan Agama Hindu
dan Budi Pekerti kelas
XII,Balitbang, Kemendikbud.
Http./eprint.radenfatah.ac.id tentang
Pengertian Persepsi.
Http./www. Mutiara Hindu. Com
tentangTri Hita Karana dan
bagian-bagianya.
Stephen Knapp,Yadnavalkya Dasa, DKK,
2005, Penrjemah Sang Ayu Putu
Sarojini,A.A.G.Putra Partanta,
Ngakan Nyoman Gandhi, Hindu
Agama Terbesar Di Dunia, PT.
Percetakan Penebar Swadaya.
Tjok Rai Sudharta,M.A,Drs.Ida Bagus
Oka Punia Atmaja,2010,
Upadesa Tentang Ajaran-Ajaran
Agama Hindu, Paramitha,
Surabaya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Agama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms : CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0




