PERAN PARISADA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ETIKA POLITIK HINDU STUDI DI KABUPATEN TULANG BAWANG
Keywords:
kata kunci : Peran Parisada, Menanamkan Nilai-Nilai Etika Politik HinduAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondidi politik Agar berjalannya roda pemerintahan daerah yang baik, baik untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, maka orang yang duduk di kursi pemerintahan harus orang-orang yang berkompeten untuk menjalankan roda pemerintahan, karena tidak setiap orang mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Partisipasi politik adalah kegiatan masyarakat, dimana masyarakat berperan serta secara aktif dalam pemilihan pemerintah, yang secara langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi kebijakan publik (public policy). Umat Hindu diharapkan untuk dapat berpartisipasi dalam politik praktis dengan mengedepankan kesadaran politik dan etika politik yang santun berlandaskan kitab Suci Weda. Persoalan pokok yang dijadikan rumusan masalah yaitupertama, Bagaimanakah kondisi politik Umat Hindu di Kabupaten Tulang Bawang? Dan kedua Bagaimana Parisada Kabupaten Tulang Bawang Menanamkan Nilai-Nilai Etika Politik Hindu pada Umat Hindu? Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif, yaitu jenis penelitian yang mengkaji dan yang dapat menggambarkan realita sosial yang kompleks dan konkrit. Parisada Kabupaten Tulang Bawang telah melakukan upaya pembelajaran politik dengan menanamkan nilai-nilai etika politik berdasarkan pada ajaran sastra Hindu yang terdapat pada Kitab Suci atau sumber sastra lainnya berupa Lontar Pati Raja Gundala. Maksud penanaman nilai etika politik Hindu ini adalah agar umat Hindu dapat menilai dan menyikapi segala bentuk dinamika politik yang terjadi baik pada sistem politiknya, perilaku politikus atau pun kegiatan-kegiatan lainnya yang berindikasi pada perilaku politik yang ada. Parisada Kabupaten Tulang Bawang telah memberikan pembelajaran etika politik melalui pertemuan dan koordinasi, yang hal ini dibenarkan oleh para tokoh pendidik, tokoh masyarakat, dan tokoh agama yang ada di Kabupaten Tulang Bawang. Hal ini ditunjukkan pula oleh keberhasilan dua tokoh politik muda dari masyarakat Bali yang lolos Pemilihan Legislatif 2019 lalu yaitu yaitu I Ketut Saspiyanto dari Dapil IV (Gedong Meneng), dan Ketut Kasub Indrajaya Dapil II (BanjarAgung, Banjar Margo dan Banjar Baru)Downloads
References
Abdulsyani, 2012. Sosiologi :
Sistematika, Teori dan
Terapan. Jakarta, PT Bumi
Aksara.
Arifin, Anwar. 2015. Perspektif Ilmu
Politik. Jakarta: PT Raja
Grafindo Persada. Budiardjo,
Miriam. 2008. Dasar-Dasar
Ilmu Politik. Jakarta: PT
Gramedia Pustaka Utama.
Budiharjo, E. (1992). Sejumlah masalah
perkampungan kota.
Bandung: Alumni
Surbakti, Ramlan. 2010. Memahami
Ilmu Politik. Jakarta: Kompas
Gramedia.
http://www.rmol.co/read/2013/02/24/9970
6/Husni-Kamil-Manik:-
Keberhasilan-Pemilu-2014-
Ditentukan-Empat-Faktor.
diakses pada 24 Februari 2013.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Pendidikan Agama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms : CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0




