Penerapan Ajaran Agama Hindu Pada Perkawinan Adat Jawa Desa Bumi Raharjo Kecamatan Bumi Ratu Nuban Kabupaten Lampung Tengah
Keywords:
Kata Kunci: Penerapan Ajaran Agama Hindu, Perkawinan Adat JawaAbstract
Budaya adalah hasil cipta karsa manusia yang terhimpun dalam masyarakat tertentu. Tata upacara adat di dalam kehidupan masyarakat Jawa adalah merupakan hasil fragmentasi nilai dharma yang dikolaborasikan dengan olah cipta, rasa, karsa, dan karya di dalam kehidupan masyarakat Jawa.Adat perkawinan adalah salah satu pelaksanaan budaya karena merupakan serangkaian kegiatan tradisional yang turun-temurun yang mempunyai maksud dan tujuan agar sebuah perkawinan selamat sejahtera serta mendatangkan kebahagiaan dikemudian hari. Berdasarkan latar belakang dirumuskan masalah sebagaiberikut:Bagaimanakah pelaksanaan upacara perkawinan adat Jawa penganut Hindu di Desa Bumi Raharjo Kecamatan Bumi Ratu Nuban Kabupaten Lampung Tengah?Bagaimanakah penerapan ajaran Agama Hindu dalam perkawinan adat Jawa di Desa Bumi Raharjo Kecamatan Bumi Ratu Nuban Kabupaten Lampung Tengah? Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu merupakan sebuah metode penelitian yang memaparkan secara kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif.Pelaksanaan upacara perkawinan adat Jawa penganut Hindu di Desa Bumi Raharjo Kecamatan Bumi Ratu Nuban. Perkawinan adat Jawa memiliki banyak prosesi yang harus dilaksanakan oleh kedua pengantin dan juga keluarga pengantin. Terdapat tiga langkah yaitu : Proses Pranikah berisi upacara pinangan, jodongan/asok srana / serah-serahan, dan Kumbakarnan/Gethok Dino. Proses persiapan pernikahan berisi acara Atur Wuninga, Cuthik geni, Pasang tarub, Sadhe dawet, dan Midodareni. Sedangkan pada saat Pelaksanaan perkawinan terdapat prosesi Balangan gantal/kinangan, Menginjak telor, Sungkem, dan Dahar kembul nasi kuning.Penerapan ajaran Agama Hindu dalam pelaksanaan perkawinan adat Jawa di Desa Bumi Raharjo Kecamatan Bumi Ratu Nuban. Penerapan ajaran Agama Hindu dalam prosesi perkawinan adat Jawa di Desa Bumi Raharjo Kecamatan Bumi Ratu Nuban mengacu pada Tri Kerangka Agama Hindu, yaitu (1) tattwa 'teologi dan/atau filsafat agama' berisi ajaran ketuhanan; (3) susila 'ajaran moral' berisi aturan-aturan moral agama; dan (3) upacara 'ritual' yang kemudian disebut acara agama.Downloads
References
Abdul Chaer. 1994. Linguistik Umum.
Rineka Cipta. Jakarta
Aminuddin. 1988. Semantik. Sinar Baru.
Bandung
Anonim, 2003.Himpunan Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir Terhadap Aspek-aspek Agama Hindu I – XV. Milik Pemerintah Provinsi Bali.
Artayasa, I Nyoman. 1998. Petunjuk Teknis Perkawinan Hindu. Paramitha. Surabaya.
Bantas, I Ketut. 2003. Agama Hindu. Pusat Penerbitan Universitas Terbuka. Jakarta
Gede Raka Mas, A.A. 2002. Perkawinan Yang Ideal. Paramita. Surabaya.
Hadiatmaja, Drs. H. Sarjana dan Hj. Kuswa Endah, M.Pd. 2009. Pranata Sosial DalamMasyarakat Jawa. Grafika Indah. Yogyakarta.
Kobalen, A.S dan Shri Kawida. 2009. Setapak Sirih Sejuta Pesan (dalam 108 Tanya Jawab). Kreasi Muda. Jakarta.
Koenjaraningrat. 1992. Metode-metode Penelitian Masyarakat. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
Mansoer Pateda. 2001. Semantik Leksikal. Rineka Cipta. Jakarta
Mardalis, Drs. 2008. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Bumi Aksara. Jakarta.
69|
Maswinara, I Wayan. Rg Veda Samhita Mandala I, II, III. Paramita. Surabaya.
Mas Putra, I Gusti Ag. 2003. Upakara – yajna . Pemerintah Propinsi Bali. Denpasar.
Miswanto. 2009. Esensi Falsafah Jawa.
Paramita. Surabaya
Puja, Gede. 2005. Bhagawad Gita (Pancama Weda). Paramita. Surabaya.
Pudja, G dan Tjokorda Rai Sudharta. 2004. Manava Dharmasastra. Paramita. Surabaya
Pudja, G dan Tjokorda Rai Sudharta. 2003. Manawa Dharmasastra (Manu Dharmasastra). Pustaka Mitra Jaya. Jakarta.
Seregig, I Ketut. 2010. Nilai Keadilan Hukum Adat Bali. Paradigma. Jogyakarta.
Subagyo, S.H. P. Joko. 2004. Metode Penelitian Dalam Teori dan Praktek. Rineka Cipta. Jakarta.
Sudarsana, I.B Putu. 2001. Ajaran Agama Hindu (Acara Agama). Denpasar. Yayasan Dharma Acarya
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.
Sukartha, I Ketut. 2002. Agama Hindu.
Ganeca Exact. Jakarta
Suyono, 2007. Dunia Mistik Orang Jawa. LKIS Pelangi Aksara. Yogyakarta.
Tim. 2007. Media Hindu edisi 38. Media Hindu. Jakarta
Tim Penyusun Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Keempat. Gramedia. Jakarta.
Tim penyusun. 2008. Panca Yajna.
Widya Dharma. Denpasar.
Titib, I Made. 2009. Teologi dan Simbol-simbol dalam Agama Hindu. Paramita. Surabaya.
Yudha Triguna, Ida Bagus dkk. 2000. Teori Tentang Simbol. Widya Dharma. Denpasar
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan Agama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms : CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0




