Ekofeminisme Hindu Urban: Peran Perempuan Dalam Pelestarian Lingkungan Berbasis Tri Hita Karana Di Bandar Lampung

Authors

  • Wayan Sukarlinawati Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung Author

Keywords:

Kata Kunci: Ekofeminisme, Perempuan Hindu, Tri Hita Karana

Abstract

Krisis ekologi di wilayah urban menempatkan perempuan pada posisi kerentanan tertinggi sekaligus menuntut adanya rekonstruksi nilai teologis dalam pelestarian alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perempuan Hindu urban di Kota Bandar Lampung mengartikulasikan gerakan ekofeminisme dan mentransformasikan filsafat Tri Hita Karana dalam menjaga kelestarian lingkungan perkotaan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan ekofeminisme, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pengurus dan anggota Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Bandar Lampung, observasi lapangan, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Hindu urban menunjukkan agensi ekologis yang kuat melalui tindakan adaptif di tengah keterbatasan lahan kota. Aktualisasi pilar Palemahan diwujudkan melalui ekofeminisme praktis harian, seperti pemanfaatan pekarangan sempit untuk tanaman upacara (banten), tata kelola mandiri sampah ritual organik, dan edukasi lingkungan berbasis nilai sakralisasi alam kepada generasi muda. Gerakan ini berhasil mengintegrasikan aspek spiritual (Parahyangan) dan sosial (Pawongan) menjadi aksi ekologis nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teologi ekologi lokal mampu ditransformasikan menjadi instrumen ketahanan lingkungan urban yang efektif ketika digerakkan oleh agensi perempuan di wilayah diaspora.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, T. M. P. (2012). Ekofeminisme dan peran perempuan dalam lingkungan. Indonesian Journal of Conservation, 1(1), 1-13.

Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung. (2023). Kota Bandar Lampung dalam Angka 2023. Bandar Lampung: BPS.

Gudang Jurnal. (2024). Meta-analisis implementasi filsafat Tri Hita Karana

pada masyarakat pedesaan agraria. Jakarta: Pusat Kajian Budaya.

Nofiyanti, T. (2020). Teologi lingkungan dan tantangan masyarakat urban modern. Jurnal Sosiologi Perkotaan, 4(1), 12-25.

Shiva, V., & Mies, M. (1993). Ecofeminism. London: Zed Books.

Sudarwanto, A. S., & Handayani, I. G. A. K. R. (2019). Hukum lingkungan dan krisis ekologi perkotaan di Indonesia. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 5(2), 180-195.

Wastra, I W. (2012). Pelestarian Lingkungan Menurut Agama Hindu Dalam Teks dan Konteks. Denpasar: Widya Dharma.

Wiana, I. K. (2007). Tri Hita Karana Menurut Konsep Hindu. Surabaya: Paramita.

Wijayanti, I., Setyowati, Y., & Rahmawati, D. (2021). Gerakan ekofeminisme dalam pemberdayaan perempuan pengolah limbah. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(2), 245-267.

Downloads

Published

02.03.2026

How to Cite

Ekofeminisme Hindu Urban: Peran Perempuan Dalam Pelestarian Lingkungan Berbasis Tri Hita Karana Di Bandar Lampung. (2026). Jurnal Pendidikan Agama, 17(1), 11-20. https://rumahjurnal-stahlampung.org/index.php/JPA/article/view/112

Similar Articles

41-50 of 65

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)