Hubungan Antara Kelekatan Anak Balita Dan Orang Tuanyadengan Perkembangan Sosial, Emosionaldan Kecerdasan

Authors

  • Wayan Sukarlinawati Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung Author

Keywords:

Kata Kunci: kelekatan anak balita dan orang tuanya, perkembangan sosial, emosional, dan kecerdasan

Abstract

salah satu dalam membantu meningkatkan perkembangan pada anak, yaitu dengan menciptakan hubungan interaksi yang baik antara anak dan orang tua sebagai pengasuh dalam keluarga khususnya pada anak balita, sebab untuk mencapai perkembangan yang optimal, usaia balita adalah usia dimana anak dengan mudah menerima rangsangan yang diberikan oleh objek sekelilingnya. Oleh karena itu upaya mewujudkan perkembangan anak balita ini, tidak terlepas dari peranan keluarga terutama orang tua sebagai pengasuh terdekat untuk memenuhi semua kebutuhan yang diperlukan bagi perkembangan anak balitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kelekatan anak balita dan orang tuanya berhubungan dengan perkembangansosial, emosional dan kecerdasan pada anak balita. Metode penelitian meliputi : sampel penelitian sebanyak 70 orang dari 700 orang tua yang mempunyai anak balita atau 10 % dari seluruh populasi yang ada. Teknik sampling yang digunakan adalah Metode Proporsional Insidental Sampling. Sumber data adalah dengan data primer dan data sekunder. Teknik analisis data menggunakan Metode statistik yaitu table silang dan korelasi Product Moment. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa, kelekatan anak balita dan orang tuanya mempeunyai hubungan dengan perkembangan sosial anak balita dengan koefisien korelasi sebesar 0,071 lebih besar darimketentuan table, tetapi hubungan antara kedua variable yaitu kelekatan dan perkembangan sosial tidak signifikan pada taraf 99% artinya hanya ada toleransi sebesar 1% dengan arah huubungan yang positif. Kelekatan anak balita dan orang tuanya tidak mempunyai hubungan dengan perkembangan emosional anak balita dengan koefisien korelasi sebesar 0,090 lebih kecil dari ketentuan tabel. Kelekatan anak balita dan orang tuanya tidak mempunyai hubungan dengan perkembangan kecerdasan anak balita dengan koefisien korelasi sebesar 0,041 lebih kecil dari ketentuan tabel.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi Abu. 1991. Psikologi Perkembangan. Rineka Cipta. Jakarta Agus, S. 1988. Psikologi Perkembangan. Rineka Cipta. JakartaArikunto, S. 1987. Prosedur Penelitian Suatu Pengantar Praktis. Bina Aksara. JakartaHaditono, R.S. 1992. Psikologi Perkembangan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta Idris, Y. 2001. Dasar Dan Teori Perkembangan Anak. PT BPK Mulia. JakartaJunaidi, P. 1994. Pengantar Analisis Data. PT Rineka Cipta JakartaMonk, F.J. dkk. 1984. Psikologi Perkembangan. Gadjah Mada University PressSingarimbun, M. dan Sofyan Efendi. 1989. Metode Penelitian Survei. LP3ES. JakartaSarwono dan Sarlito Wirawan. 1982. Pengantar Umum Psikologi. N.V. Bulan Bintang. JakartaSave, D. 1989. Psikologi Keluarga. Rineka Cipta. JakartaSunarto, H. dan Hartono Agung. 1999. Perkembangan Peserta Didik. PT Rineka Cipta. Jakarta

Downloads

Published

06.05.2026

How to Cite

Hubungan Antara Kelekatan Anak Balita Dan Orang Tuanyadengan Perkembangan Sosial, Emosionaldan Kecerdasan. (2026). Jurnal Pendidikan Agama, 13(2), 34-54. https://rumahjurnal-stahlampung.org/index.php/JPA/article/view/21

Similar Articles

41-50 of 58

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)