Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Agama Hindu Melalui Penerapan Model Numbered Head Together

Authors

  • Ni Made Indrayani Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung Author

DOI:

https://doi.org/10.67996/empy2r57

Keywords:

ata kunci: Numbered Head Together, keaktifan belajar, hasil belajar Siswa

Abstract

Pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral peserta didik sejak dini. Oleh karena itu, pelajaran agama selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kurikulum pendidikan nasional, baik dalam kurikulum lama maupun kurikulum baru. Pelajaran agama diterapkan secara berkesinambungan mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah. Permasalahan berupa rendahnya keaktifan dan hasil belajar Siswa, kurangnya minat dan partisipasi Siswa, sikap yang tidak antusias, serta kesulitan dalam memahami materi pelajaran. Perlunya kerangka kerja sistematis yang digunakan guru untuk merancang, memandu, dan mengevaluasi proses belajar mengajar. Pemilihan model yang tepat seperti model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah model numbered head together dapat meningkatkan keaktifan belajar hasil belajar Siswa pada pelajaran Agama Hindu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Lokasi penelitian pada siswa kelas X di SMA YP Unila Bandar Lampung, Subjek penelitian berjumlah 12 Siswa. Data dikumpulkan melalui observasi keaktifan belajar, pengelolaan pembelajaran Guru, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, di mana keaktifan belajar Siswa meningkat dari 56,3% pada siklus I menjadi 81,3% pada siklus II dan mencapai 100% pada siklus III. Rata-rata hasil belajar Siswa juga meningkat dari 67,6 pada siklus I menjadi 77,8 pada siklus II, dan 93,9 pada siklus III. Kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Head Together terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Siswa pada pelajaran Agama Hindu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Suparno P. (1997). Filsafat Konstruktivisme Vygotsky, L. S. (1978) Min in Society Yogyakarta:Kanisius

Abidin, Z (2011). Penelitian Pendidikan. Bandung : Remaja Rosdakarya Arikunto, Suharsimi, Arikunto (2012). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

Daryanto. (2011). Administrasi Pendidikan. Yogyakarta: Gava Media. Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT

Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Hamalik, Oemar. (2009). Pendekatan Baru Strategi Belajar Mengajar Berdasarkan CBSA. Bandung: Sinar Baru Algensindo

Hamzah B. Uno. (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi aksara.

Ibrahim. (2000). Strategi pembelajaran kooperatif. Surabaya: University Press. Nana Sudjana (2010.) Dasar-dasar Proses Belajar, Sinar Baru Bandung

Nasution. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito Raharja. (2002). Aktivitas belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Rusman. ( 2012). Model-Model Pembelajaran : Mengembangkan Profesionalisme Guru, Bandung : CV. Alfabeta.

Sudjana, N. (2008). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Syah, Muhibbin. (2012). Psikologi Belajar. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Uno, H. B. (2011). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan. Jakarta

Downloads

Published

02.11.2026

How to Cite

Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Agama Hindu Melalui Penerapan Model Numbered Head Together. (2026). Jurnal Pendidikan Agama, 17(2), 22-31. https://doi.org/10.67996/empy2r57

Similar Articles

1-10 of 75

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)