Integrasi Nilai Tri Hita Karana dalam Pendidikan Agama Hindu sebagai Landasan Etika Manajemen Ekonomi Berkelanjutan

Authors

  • Anggra Septa Aditya Putra Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung Author
  • Ni Wayan Nismahayati Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung Author

Keywords:

Kata Kunci: Pendidikan Agama Hindu; Tri Hita Karana; Etika Manajemen; Ekonomi Berkelanjutan; Kearifan Lokal; Corporate Social Responsibility

Abstract

Pertumbuhan ekonomi yang pesat perlu diimbangi dengan penguatan etika agar aktivitas usaha tidak berorientasi pada keuntungan semata, mengabaikan tanggung jawab sosial, dan merusak lingkungan. Artikel ini bertujuan mengkaji integrasi nilai Tri Hita Karana dalam Pendidikan Agama Hindu sebagai landasan etika manajemen ekonomi berkelanjutan serta menelaah bukti empiris penerapannya pada berbagai sektor usaha. Kajian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) terhadap literatur ilmiah yang membahas Tri Hita Karana, etika bisnis, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan. Analisis dilakukan secara tematik berdasarkan tiga dimensi Tri Hita Karana, yaitu parhyangan (hubungan manusia dengan Tuhan), pawongan (hubungan antarmanusia), dan palemahan (hubungan manusia dengan lingkungan), kemudian dibandingkan dengan kerangka Triple Bottom Line dan tanggung jawab sosial perusahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa parhyangan dapat diterapkan sebagai landasan integritas dan kejujuran dalam pengambilan keputusan; pawongan sebagai dasar hubungan yang adil, tanggung jawab sosial, dan pengelolaan stakeholder; sedangkan palemahan sebagai dasar pengelolaan lingkungan, efisiensi sumber daya, dan praktik bisnis berkelanjutan. Bukti terdahulu pada sektor perhotelan, pariwisata, UMKM, lembaga keuangan mikro, dan sektor publik menunjukkan bahwa ketiga dimensi tersebut dapat bekerja secara sinergis dalam membentuk perilaku manajerial dan tata kelola yang berorientasi jangka panjang. Integrasi Tri Hita Karana juga berpotensi memperkuat kurikulum interdisipliner antara Pendidikan Agama Hindu, ekonomi, dan manajemen untuk membentuk lulusan yang kompeten, berkarakter, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhiputra, M. W. (2014). Prinsip Etika Dalam Bisnis Hindu (Fenomena Praktik Bisnis Di Era Globalisasi). Seminar Nasional UT.

Adnyani, N. K. S., & Purnamawati, I. G. A. (2020). Tri Hita Karana and Tourism Village Management Models for Wellbeing. Target: Jurnal Manajemen Bisnis, 2(2), 157–166.

Ariasih, M., Suarmanayasa, I., Dewanti, M., & Yulianthini, N. (2024). Penerapan Etika Bisnis Berlandaskan Tri Hita Karana Melalui Digital Marketing (Studi Kasus Pada IKM Sate Lilit Khas

Bali). Jurnal Manajemen dan Bisnis, 3(1), 33–41.

Cahyaningtyas, F., & Salleh, S. C. (2024). Dive in the "Soul" of Corporate Social Responsibility Through the Philosophy of Tri Hita Karana. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 19(1), 32–48. https://doi.org/10.24843/JIAB.2024.v19.i01.p03

Carroll, A. B. (1991). The Pyramid of Corporate Social Responsibility: Toward the Moral Management of Organizational Stakeholders. Business Horizons, 34(4), 39–48.

Darsika, A. A. M. P., & Mahyuni, L. P. (2020). Corporate Social Responsibility: Eksplorasi Persepsi, Motivasi dan Praktik (Studi Kasus Sangeh Monkey Forest). Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 18(2).

Dianti, G. P., & Mahyuni, L. P. (2018). Praktik Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Interkontinental Bali Resort Hotel: Eksplorasi Berbasis Tri Hita Karana. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 3(1), 12–22.

Elkington, J. (1997). Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line of 21st Century Business. Stoney Creek, CT: New Society Publishers.

Kusumawati, N. P. A., Pramuki, N. M. W. A., & Pratiwi, N. P. T. W. (2023). Tri Hita Karana Philosophy in Revealing the Concept of Green Accounting (Phenomenological Study). International Journal of Trends in Accounting Research, 4(1), 1–16. https://doi.org/10.54951/ijtar.v4i1.413

Oktaviana, D., & Sanjaya, P. (2025). Implementasi Prinsip Tri Hita Karana Dalam Pendidikan Budi Pekerti Hindu Sebagai Landasan Etika Bisnis. Jurnal Manajemen dan Ekonomi (JME), 3(1), 1–10.

Paramita, I. B. G. (2025). Integrasi Kearifan Lokal Tri Hita Karana Dalam Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan: Studi Kasus Desa Penglipuran, Bali. Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu, 6(1), 63–74.

Pertiwi, N. K. Y., & Ludigdo, U. (2013). Implementasi Corporate Social Responsibility Berlandaskan Budaya Tri Hita Karana. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 4(1).

Reditiasari, N., Wijaya, I. G. B., Aryawati, N. P. A., Sukendri, N., & Suardana, I. K. P. (2023). Tri Hita Karana Sebagai Etika Bisnis Dalam Meningkatkan Perekonomian. Guna Sewaka: Jurnal Manajemen, 1(2), 11–24.

Riana, I. G. (2011). Dampak Penerapan Kultur Lokal Tri Hita Karana

terhadap Orientasi Kewirausahaan dan Orientasi Pasar. Jurnal Teknik Industri, 13(1), 37–44.

Rosilawati, Y. (2019). Kearifan Lokal Tri Hita Karana Dalam Program Corporate Social Responsibility. Jurnal ASPIKOM, 3(6).

World Commission on Environment and Development (WCED). (1987). Our Common Future. Oxford: Oxford University Press.

Downloads

Published

02.03.2026

How to Cite

Integrasi Nilai Tri Hita Karana dalam Pendidikan Agama Hindu sebagai Landasan Etika Manajemen Ekonomi Berkelanjutan. (2026). Jurnal Pendidikan Agama, 17(1), 70-85. https://rumahjurnal-stahlampung.org/index.php/JPA/article/view/117

Similar Articles

21-30 of 66

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)