Fungsi Lembaga Adat Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pinandita

Authors

  • Wayan Sukarlinawati Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung Author

Keywords:

Kata kunci :fungsi lembaga adat, kesejahteraan pemangku

Abstract

Lembaga adat merupakan organisasi kemasyarakatan yang dibentuk oleh suatu masyarakat hukum adat tertentu mempunyai wilayah tertentu dan harta kekayaan sendiri serta berhak dan berwenang untuk mengatur dan mengurus serta menyelesaikan hal-hal yang berkaitandengan adat. Lembaga adat di Desa Tanjung Serupa memiliki peran yang sangat penting dalam mewadahi segala aktivitas adat dan keagamaan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fungsi adat dalam memperhatikan dan mensejahterakan para pemangku atau pinandita di Desa Tanjung Serupa. Mengingat menjadi seorang pemangku tidaklah mudah karena beliau terikat oleh aturan-aturan kepemangkuannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah proposive sampling. Sampel penelitian ini adalah tokoh-tokoh adat, para pemangku dan tokoh-tokoh umat di Desa Tanjung Serupa Kecamatan Pakuan Ratu yang dianggap mengerti tentang aturan dan tuntunan bagaimana melayani kehidupan seorang pemangku sebagai orang yang disucikan.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa lembaga adat di Desa Tanjung Serupa telah berkontribusi nyata untuk memperhatikan dan memberikan pelayanan kepada para pemangku dalam mensejahterakan kehidupannya walaupun tidak sepenuhnya terpenuhi. Bukti bahwa lembaga adat di Desa Tanjung Serupa telah berfungsi dalam mensejahterakan kehidupan para pemangku adalah dengan memberikan yajna (janggolan) minimal Rp400.000/tahun apabila ada acara di pura (Tri Kahyangan) diberikan punia sebesar Rp 200.000. Selain berupa uang adat juga memberikan yajna berupa barang dan pakaian, dan hasil panen sebanyak 5-10 kg/kk/panen. Peran lembaga adat harus ditingkatkan agar kehidupan seorang pemangku dapat terjamin.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, Suharsini. 2010. Prosedur Penelitian. PT Rineka Cipta. Jakarta.Dunia I Wayan. 2009. Kumpulan Ringkasan Lontar.Paramita. Surabaya.Kajeng I Nyoman, dkk. 1997.Sarasamuccaya.Hanuman Sakti. Jakarta.Koentjaraningrat. 2003. Pengantar Antropologi I. Rineka Cipta. JakartaMoleong, Lexy J.2005. Metode Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.Sukarlinawati, Fungsi Lembaga Adat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pinandita59

Nasir,Moh.1993. Metode Penelitian.Ghalia Indonesia. Darussalam.Noor, Juliansyah.2010. Metode Penelitian. Kencana Prenada Media Group. Jakarta Pemerintah Propinsi Bali. 1995. Panca Yajna.Penuntun Agama Hindu Pasraman Remaja. Denpasar.Ritzer, George.2012. Sociology A Multiple Paradigm Science. PT Rajagrafindo Persada. Jakarta Seregig, I Ketut.2010. Nilai Keadilan Hukum Adat Bali. Paradigma. Yogyakarta.Suarjaya, I Wayan, dkk. Panca Yajna.Widya Dharma. Denpasar.Sugiyono. 2013. Penelitian Kualitatif dan R&D.Alfabeta. Bandung.Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.Alfabeta. Bandung.Suhardana K.M. 2010. Kusuma Dewa. Paramita.Surabaya.Suhardana K.M.2005. Dasar-Dasar Kepemangkuan. Paramita. Surabaya.Tim Penyusun. 2014. Buku Pedoman Penulisan Skripsi dan Karya Tulis Ilmiah.STAH Lampung. Bandar Lampung.Dewi, Nyoman Nurmala.2014. Penerapan Awig-Awig Dalam Sistem Kemasyarakatan Umat Hindu Di Desa Restu Rahayu, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur.STAH Lampung.http://alfiindah.blogspot.com/2013/03/teori-teori-asaz-religi.html. Aksespada hari rabu tanggal 03 Desember 2014 pukul 14:50 WIB.

Downloads

Published

04.09.2023

How to Cite

Fungsi Lembaga Adat Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pinandita. (2023). Jurnal Pendidikan Agama, 14(2), 55-60. https://rumahjurnal-stahlampung.org/index.php/JPA/article/view/36

Similar Articles

11-20 of 57

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)